Everybody wants to look good. There are so many ways and therapies available to make you look good. But if you want to try something different and pamper yourself, then you can try fish pedicure. You can have this pedicure in salons and parlors. Although this pedicure is new but it has already gained so much fame due to its results. Getting a fish pedicure done is a perfect gift which you can give to your feet. This soothing, blissful and exotic pedicure is a must to do thing for any women. You can not expect anything better than soaking you feet in a tank full of small fishes which chew away all the dead skin from your feet and toes. This not only gives a lovely feeling but also makes you feel beautiful in a healthy way. This therapy does not need any scrubbing or rubbing.
Sisi Gelap Terapi Ikan
Resiko
Terapi ikan yang menggunakan media air sedang tren saat ini. Para pelanggan bersama-sama di satu kolam memasukan kakinya atau bagian tubuh yang lain untuk digigit para ikan. Keadaan satu kolam dengan orang lain inilah yang mengundang resiko. Ketika kita merasa sehat, kita tidak tahu apakah orang lain juga sehat. Janga-jangan orang lain yang ikut terapi ini tidak sehat, dan berpotensi menularkan penyakitnya.
Bisnis Terapi Ikan Menjamur Di Ciamis
CIAMIS, (Tubas) – Dalam beberapa bulan terakhir ini, bisnis terapi ikan semakin menjamur di Kabupaten Ciamis.
Berhubung hal ini tergolong baru dan unik, maka masyarakat tergelitik ingin tahu bagaimana cara dan rasa diterapi dengan menggunakan metode ikan yang biasanya dikosumsi pada umumnya.
Kini banyak warga masyarakat yang membuka tempat terapi ikan, peminatnya juga bertambah banyak hingga dari luar daerah pun sengaja datang ke tempat terapi ikan tersebut.
Cantik dengan Spa Digigit Ikan
PERAWATAN yang kurang baik, menumpuknya kulit mati di tubuh, membuat tampilan bagian-bagian di tubuh manusia terlihat buruk. Upaya untuk mempercantik kulit terus dikembangkan. Lahirlah beberapa metode perawatan yang bisa membuat kulit terasa halus dan bersih.
Salah satu perawatan kulit yang kini mulai menjadi pilihan konsumen adalah fish spa therapy atau terapi spa menggunakan ikan. Di Indonesia juga ada pusat perawatan tubuh yang menawarkan cara baru itu, yakni Kenko. Ikan yang digunakan adalah jenis Garra rufa. Ikan yang biasa hidup di sumber air panas di Turki, ini hidup antara lain dengan memakan jaringan kulit mati manusia.
Terapi Ikan (Fish Therapy)
“Terapi ikan” dipercaya dapat menghaluskan kulit dan menyembuhkan penyakit kulit. Ikan yang digunakan dalam terapi ini umumnya adalah ikan garantuka. Kebiasaan ikan garantuka yang gemar mengkonsumsi kulit mati, parasit dan kuman yang menempel di sekujur kulit tubuh akan membuka pori-pori kulit yang mati sehingga bisa menghilangkan berbagai penyakit kulit.
Terapi Digigit-gigit Ikan Mujair
Terapi digigit-gigit ikan mujair manfaatnya adalah untuk melancarkan darah di sekitar saluran syaraf di kaki. Selain itu, gigitan ikan tersebut juga untuk melepaskan kulit mati di sekitar telapak dan jari-jari kaki. Bagi mereka yang punya bekas luka di telapak kaki sangat baik, karena kulit mati yang warnanya agak menghitam itu akan lepas digigit ikan.
Peluang Usaha Budidaya Ikan Mujair
Ikan mujair adalah ikan untuk konsumsi yang hidup di air tawar. Cirinya badan berbentuk pipih hitam, abu-abu, atau coklat. Ikan ini dinamakan Mujair sebab orang pertama yang menemukan ikan ini adalah Bapak Mujair di muara sungai serang Blitar Jawa Timur pada tahun 1939. Ikan Mujair sendiri aslinya berasal dari perairan Afrika.
Ikan Mujair ikan yang paling banyak menjadi obyek pemancingan alam
Kalau anda suka memancing di perairan alam, seperti danau dan waduk, maka pastil anda sering mendapatkan ikan ini. Namanya ikan mujair, memiliki nama latin ( Oreochromis Mosambicus ) . ikan ini memang jarang di budidayakan di kolam karena memiliki tingkat ekonomis yang rendah, meski terdapat banyak penjual ikan biasanya mereka lebih memilih untuk membeli ikan nila yang lebih besar.
Ikan mujair memang tidak terlalu enak dimakan, karena ikan ini memiliki duri yang sangat banyak. Jika dijualpun harganya tidak mahal, sehingga para pemilik kolam pembenihan lebih menyukai memelihara ikan lain sebagai komoditi nya.
Asal Mula Ikan Mujair
Bapak Iwan Dalauk yang akrab dipanggil Mbah Moedjair lahir di Desa Kuningan, 3 Km arah timur pusat Kota Blitar. Dari pasangan Bayan Isman dan Ibu Rubiyah, beliau lahir tahun 1890. Tidak banyak yang bisa diceritakan tentang masa kecil sampai remaja, karena sudah habis nara sumber yang seangkatan dengan beliau.
Moedjair anak ke-4 dari 9 bersaudara, menikah dengan Partimah Desa Kuningan pada waktu itu. Dari pernikahan ini Moedjair dikaruniai 7 anak, yaitu : Wahanan, Napiyah, Thoyibah, Imam Soepardi, Ismoenir, Djaenuri, Daud. Kesemua anak beliau sekarang sudah meninggal kecuali Ismoenir yang tinggal di Kanigoro Blitar dan Djaenuri yang tinggal di Kencong Jember.
Mujair
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Mujair adalah sejenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi. Penyebaran alami ikan ini adalah perairan Afrika dan di Indonesia pertama kali ditemukan oleh Pak Mujair di muara Sungai Serang pantai selatan Blitar, Jawa Timur pada tahun 1939. Meski masih menjadi misteri, bagaimana ikan itu bisa sampai ke muara terpencil di selatan Blitar, tak urung ikan tersebut dinamai ‘mujair’ untuk mengenang sang penemu.
Mujair adalah sejenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi. Penyebaran alami ikan ini adalah perairan Afrika dan di Indonesia pertama kali ditemukan oleh Pak Mujair di muara Sungai Serang pantai selatan Blitar, Jawa Timur pada tahun 1939. Meski masih menjadi misteri, bagaimana ikan itu bisa sampai ke muara terpencil di selatan Blitar, tak urung ikan tersebut dinamai ‘mujair’ untuk mengenang sang penemu.
Nama ilmiahnya adalah Oreochromis mossambicus, dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Mozambique tilapia, atau kadang-kadang secara tidak tepat disebut "Java tilapia".
Cara Mudah Membuat Penyedot Limbah Vortex Otomatis
Kolam Cigugur, Kolam Terapi Ikan
Inginkah Anda merasakan sensasi geli namun asyik pada kaki Anda? Jika ya maka Anda harus datang ke Kolam Cigugur. Karena disini ketika kaki Anda dicelupkan ke dalam kolam puluhan Ikan Nilem tanpa dikomandai akan mengerubungi kaki Anda sambil menggigitinya. Awalnya mungkin Anda akan menjerit karena sakit tapi setelah itu geli dan selanjutnya asyik.
Kolam Cigugur terletak di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Ikan Nilem yang berada dalam Kolam Cigugur dipercaya dapat menjadi terapi bagi kulit Anda. Karena ikan-ikan nilem ini akan menggigiti kulit mati dan kering di setiap sudut kaki Anda.
Ikan Nilem Suka Menggigit
KALIPUCANG - Bisanya ikan takut sama manusia. Namun berbeda dengan ribuan ikan nilem di kolam milik seorang nenek bernama Karmini (65), warga RT 05 RW 01 Dusun Giri Setra Kecamatan Kalipucang. Prilaku ikan nilem di kolam samping rumahnya mirip dengan kangal fish atau garra rupa asal Turki yang dikenal sebagai ikan terapi. Jika ada orang masuk ke kolamnya, ratusan ikan nilem tersebut akan berkerumun mengerubutinya.
Ikan nilem baik untuk kesehatan & kantung
![]() |
| Ikan nilem baik untuk kesehatan & kantung oleh : Nurudin Abdullah |
Ikan goreng tidak selalu disajikan sebagai lauk untuk teman makan nasi. Buktinya, ikan nilem asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang digoreng kering cukup nikmat untuk disajikan dalam bentuk makanan ringan.
Apalagi nilem (osteochilus hasseltii) termasuk jenis ikan organik, karena dibudidayakan secara alamiah di kolam air tawar dengan pakan dedaunan dan plankton atau lumut yang menempel.
Ikan Tawes Adalah Ikan Dengan Nilai Ekonomis Yang Tinggi
Ikan tawes adalah salah satu favorit bagi pemancing ikan air tawar, karena ikan tawes memiliki daging yang kenyal dan sedikit lemak. Ikan ini merupakan salah satu ikan asli Indonesia terutama pulau jawa, maka nama latinnya adalah Puntius Javanicus. Ikan tawes dalam habitat aslinya adalah ikan yang berkembang biak di sungai dan rawa – rawa dengan lokasi yang disukai adalah perairan dengan air yang jernih dan terdapat aliran air, mengingat ikan ini memiliki sifat biologis yang membutuhkan banyak oksigen. Jika ditempatkan dalam air yang miskin oksigen ia dengan mudahnya mati.
Tawes
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ikan tawes (Barbonymus gonionotus Bleeker, 1850) adalah ikan sungai yang biasa dimakan orang di daerah Asia Tenggara daratan maupun kepulauan. Ikan tawes tergolong ikan yang digemari sebagai konsumsi ikan goreng. Ukurannya sedang dan telah dibudidayakan di kolam-kolam menurut laporan abad ke-19. Menurut catatan FAO, ikan ini pernah diintroduksi ke Filipina (1956) dan ke India (1972).[1][2] Ikan ini masih berkerabat dengan ikan nilem.
Ikan tawes (Barbonymus gonionotus Bleeker, 1850) adalah ikan sungai yang biasa dimakan orang di daerah Asia Tenggara daratan maupun kepulauan. Ikan tawes tergolong ikan yang digemari sebagai konsumsi ikan goreng. Ukurannya sedang dan telah dibudidayakan di kolam-kolam menurut laporan abad ke-19. Menurut catatan FAO, ikan ini pernah diintroduksi ke Filipina (1956) dan ke India (1972).[1][2] Ikan ini masih berkerabat dengan ikan nilem.
Pieter Bleeker telah mengidentifikasi hewan ini pada abad ke-19 dan memberi nama berbeda untuk yang ditemukan di Indocina (Barbus gonionatus, dengan alternatif Puntius gonionatus, Barbonymus gonionatus, serta Barbodes gonionatus, 1850), dan di Jawa (Barbus javanicus, dengan alternatifPuntius javanicus, 1855). Garibaldi (1996) merevisi P. gonionatus sebagai Barbus gonionatus[3], namun Kottelat (1999) merevisi kembali dengan menggabungkan kedua spesies dengan dua spesies lain sebagai satu spesies, Barbonymus gonionatus. Nama terakhir ini adalah nama yang dianggap valid.
Trichogaster trichopterus
Domain: Eukaryota • Regnum: Animalia • Phylum: Chordata • Subphylum: Vertebrata • Infraphylum: Gnathostomata • Superclassis: Osteichthyes • Classis: Actinopterygii • Subclassis: Neopterygii • Infraclassis: Teleostei • Superordo: Acanthopterygii • Ordo: Perciformes • Subordo: Anabantoidei • Familia: Osphronemidae • Subfamilia: Luciocephalinae • Genus: Trichogaster • Species: Trichogaster trichopterus (Pallas, 1770)
Sepat Rawa
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sepat rawa, Trichogaster trichopterus, atau sering disebut sepat (biasa) adalah sejenis ikan anggota suku gurami (Osphronemidae). Seperti kerabatnya yang bertubuh lebih besar, sepat siam (T. pectoralis), ikan ini merupakan ikan konsumsi yang disukai orang, meski umumnya hanya bernilai lokal. Namun di samping itu terdapat pula varian-varian hiasnya yang berwarna menarik, yang populer sebagai ikan akuarium.
![]() |
| Sepat Trichogaster trichopterus dari Prembun, Tambak, Banyumas |
Ikan Nila Adalah Salah Satu Ikan Favorit Pemancing
![]() |
| Ikan Nila Merah |
Ikan Nila memiliki nama latin Oreochomis Niloticus, ikan ini merupakan favorit baru untuk pemancingan di kolam air tawar. Meski memiliki daging kulit yang tidak terlalu tebal, ikan ini tetap menjadi pilihan pemancing. Terutama di kolam atau waduk dan bendungan dengan pola hidup yang sangat toleran dengan alam, ikan ini mampu berkembang biak di habitat alam yang cukup extreme, dengan keadaan air yang payau dan setengah asin sampai di perairan yang berada di pegunungan yang suhunya dingin.
Ikan nila
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ikan nila adalah sejenis ikan konsumsi air tawar. Ikan ini diintroduksi dari Afrika, tepatnya Afrika bagian timur, pada tahun 1969, dan kini menjadi ikan peliharaan yang populer di kolam-kolam air tawar di Indonesia. Nama ilmiahnya adalah Oreochromis niloticus, dan dalambahasa Inggris dikenal sebagai Nile Tilapia.
![]() |
| Ikan Nila Betina |
Langganan:
Postingan (Atom)



















